Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juni 2020

SURAT KETERANGAN LULUS SISWA/SISWI SMP NEGERI 3 CIPAKU

Assalamualaikum Wr. Wb

         Salam untuk semuanya semoga senantiasa sehat selalu, disini anda bisa mendownload surat keterangan lulus bagi Siswa/Siswi SMPN 3 Cipaku silahkan cari sesuai nama anda dan download berupa .pdf file yg anda bisa dapatkan dan print di rumah.
Filenya bisa anda download disini


Wassalamualaikum Wr. Wb

Sabtu, 20 Oktober 2018

Sabtu, 13 Oktober 2018

MENGENAL KECEPATAN AKSES INTERNET

Assalamualaikum kali ini saya akan share materi tentang mengenal kecepatan akses internet

A. Pengertian Kecepatan Akses Internet

Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstreamdanupstream. Downstream merupakan kecapatan pada saat kita mengambil data-data dari server internet ke computer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain-lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari computer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer yaitu bps (bit per sekon). Artinya, banyaknya bit data yg dipindahkan dari satu computer ke computer lain tiap detiknya.

Bit, singkatan dari Binary Digit. Satuan bit ditulis dengan huruf kecil (b). contohnya 1 Kb (dibaca 1 kilo bit). Sedangkan byte adalah kumpulan dari bit. Dimana 1 B = 8 b. satuan byte ditulis dengan huruf besar (B). contohnya 1 KB (dibaca 1 kilo byte). 1 Mbps dibaca 1 Mega bit per sekon. 1 MBps dibaca 1 Mega byte per sekon.

8 bit setara dengan 1 Byte

1 Byte = 8 bit

1 Kilobyte = 1024 Byte (1000 B)

1 Megabyte = 1024 Kilobytes (1000 KB)

1 Gigabyte = 1024 Megabytes (1000 MB)

1 Terabyte = 1024 Gigabytes (1000 GB)

Dalam perpindahan data dari satu computer ke computer lain di internet, kecepatan transfer data merupakan hal yang sangat dipertimbangkan. Biasanya kita ingin data yg diminta itu cepat tiba untuk kita gunakan atau pelajari. Cepat lambatnya perpindahan data dari sebuah komputerserver di internet ke computer kita sangat bergantung pada kecepatan transfer data provider yg kita gunakan. Kecepatan satu computer ke computer lain dalam tiap detiknya.

Ada beberapa komponen yg menentukan kecepatan transfer data, yaitu bandwidth, server proxy backbone, dan keamanan data.
Bandwidth



Bandwidth adalah lebar saluran data yg lewati secara bersama-sama oleh data-data yg ditransfer. Bandwidth dapat dianalogikan sebagai sebuah jalan yg dilewati kendaraan secara bersamaan. Bagaimana apabila kendaraan yg lewat sama banyak? Tentu gerakannya menjadi lebih lambat. Coba pikirkan bagaimana agar kendaraan yg padat, dapat bergerak cepat? Tentu caranya antara lain memperlebar jalan. Kita perlu mengetahui bandwidth yg dimiliki oleh sebuah ISP untuk mengetahui kemampuan ISP mentransfer data.

Bandwidth paling banyak digunakan sebagai ukuran kecepatan aliran data. Tetapi apa itu bandwidth sebenarnya? Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yg dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog maupun aliran data digital. Sekarang lebih menjadi umum jika kata bandwidth lebih banyak dipakaikan untuk mengukur aliran data digital.

Satuan yg dipakai bandwidth adalah bit per second atau sering disingkat sebagai bps. Seperti kita tahu bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yg terdiri atas angka 0 dan 1. Satuan ini menggambarkan seberapa banyak bit
(angka 0 dan 1) yg dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yg lain dalam setiap detiknya melalui suatu media.

Ternyata konsep bandwidth tidak cukup untuk menjelaskan kecepatan jaringan dan apa yg terjadi di jaringan. Untuk itulah konsepthroughput muncul. Throughput adalah bandwidth aktual yg terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yg spesifik ketika sedang mendowload suatu file. Bagaimana cara mengukur bandwidth? Dan bagaimana hubungannya dengan throughput? Seperti telah diulas di atas, bandwidth adalah jumlah bit yg dapat dikirimkan dalam satu detik.

Sedangkan throughput walaupun memiliki satuan dan rumus yg sama dengan bandwidth, tetapi throughput lebih pada menggambarkan bandwidth yg sebenarnya (actual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan internet tertentu yg digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu.

Dengan hanya menggunakan bandwidth sebagai patokan, misalnya kita menggunakan Telkom speedy (32 Kbps) untuk mendownload file sebesar 64KB (kilo bytes) seharusnya bias didownload dalam waktu sekedip mata atau satu detik, tetapi setelah diukur ternyata memerlukan waktu 4 detik. Jadi jika ukuran file yg didownload adalah 64kb, sedangkan waktu downloadnya 4 detik, maka bandwidth yg sebenarnya atau bias kita sebut throughput adalah 64kb/4 detik = 16 kbps.

Sayangnya, throughput karena banyak alasan, kadang sangat jauh dari bandwidth maksimum yg mungkin dari suatu media. Beberapa factor yg menentukan bandwidth dan troughput, antara lain :
Piranti jaringan
Tipe data yg ditransfer
Topologi jaringan
Banyaknya pengguna jaringan
Spesifikasi computer client/user
Spesifikasi computer server
Induksi listrik dan cuaca, dan alasan-alasan lain.

Dengan memahami konsep-konsep tersebut kita dapat mulai memperhitungkan keperluan kecepatan koneksi internet kita yg sesungguhnya dan pilihan koneksi yg diperlukan. Bukan hanya karena termakan iklan yg menebarkan janji bandwidth yg tinggi dengan harga yg murah.

Kecepatan transfer data dalam dunia komputer dan telekomunikasi adalah data dalam bit yg melewati suatu medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik (bit per second) dan disimbolkan bit/s ataubps bukan bits/s. seringkali disalhakn dengan bytes per second atau B/s atau Bps.

Tabel Kecepatan Transfer Data
Kecepatan Simbol Keterangan Aplikasi
1.000 bit/s 1 kbit/s atau 1 kbps 1 kilobit atau seribu bit per detik. Rata-rata kecepatan internet dial-up saat ini adalah 56 kbps.
1. 000. 000 bit/s 1 Mbit/s atau 1 Mbps 1 megabit atau sejuta bit per detik. Kecepatan transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2.4 GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100 bps.
1. 000. 000. 000 bit/s 1 Gbit/s atau 1 Gbps 1 gigabit atau satu milyar bit per detik. Kecepatan sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps.
1. 000. 000. 000. 000 bit/s 1 Tbit/s atau 1 Tbps 1 terabit atau satu triliun bit per detik. Belum ada.


Apabila kita mempelajari kecepatan transfer data maka kita tidak akan lepas dari istilah-istilah download, upload, downstream, upstream dan usage. Mari kita bahas arti dari istilah-istilah tersebut.
Download adalah kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari sebuah komputer yg terhubung dalam sebuah jaringan ke komputer local. Untuk melakukan kegiatan download pengguna komputer harus melakukan permintaan terhadap data/ file/ aplikasi tersebut pada suatu halaman web.
Upload adalah kebalikan dari proses download. Jadi upload dapat diartikan sebagai kegiatan menyalin data/ file/ aplikasi dari komputer local ke internet (server).
Downstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan download dengan kecepatan maksimum sampai dengan 284/512 Kbps.
Upstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan upload dengan kecepatan maksimum sampai dengan 64 Kbps.
Server Proxy

Untuk mempermudah pelayanan, maka alamat pelanggan harus tersimpan dengan baik. Server Proxy berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan. Dengan adanya server proxy, pelanggan dapat mengakses website-website favoritnya dengan lebih cepat. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan server tersebut menyimpan halaman-halaman web yg sering dikunjungi. Sehingga jika pelanggan mengunjungi website favoritnya, pelanggan tidak perlu dengan server website tersebut, tetapi cukup terhubung langsung dengan server proxy ISP. Server proxy akan menghemat penggunaan bandwidth karena pelanggan tidak perlu lagi terkoneksi langsung ke website yg sering dikunjungi.


Backbone

Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet.membuat sebuah backbone memerlukan teknologi yg tinggi dan dana yg besar. Kebanyakan ISP menyewa backbone dari perusahaan lain atau menggunakan bersama-sama dengan ISP lain. Penggunaan backbone secara bersama-sama dapat menghemat biaya namun mengurani kecepatan akses masing-masing ISP.
Keamanan Data

Data yg dipindahkan tentu harus aman dari gangguan baik berupa kelengkapan data maupun kualitas data. Untuk itu system jaringan perlu menyediakan pengamanan data. Transaksi internet rawanterhadap pembajakan. Oleh karena itu kita pelu mengetahui apakah sebuah ISP menggunakan firewell untuk keamanan transaksi online atau tidak. Hal ini berpengaruh kepada kecepatan akses data terutama pada saat kita upload (memasukkan data dari komputer server di internet) dan download (mengambil data dari internet), sehingga proses tersebut akan beralan dengan lancer. Layanan yang diberikan ke ita juga perlu tahu, layanan apa saja yg disediakan oleh sebuah ISP. Apakah ISP tersebut memberikan account e-mail, berapa besar account e-mail yg disediakan, apakah ISP tersebut dilengkapi dengan spam filter, dan berbagai layanan yg lain. Hal ini berfungsi untuk kecepatan akses internet terutama dalam penggunaan e-mail yg cepat dan besarnya kapasitas account yg dapat digunakan sehingga penggunaan layanan ini dapat kita gunakan dengan maksimal.

B. Faktor yang Memengaruhi Kecepatan Akses Internet

Saat kita mengakses internet kadang terasa lambat. Banyak faktor yg memengaruhi kecepatan akses internet tersebut. Koneksi internet menggunakan banyak perangkat dari penyedia layanan yg berbeda. Berikut ini factor-faktor yg memengaruhi kecepatan akses internet.

a. Unit Komputer

Komputer sangat berperan dalam kecepatan akses internet karena di dalam komputer ada hardisk, RAM, dan Processor yg berperan penting pada proses kerja komputer tersebut. Bila hardisk dipakai berkecepatan rendah maka kecepatan akses internet pun juga rendah, begitu juga bila menggunakan RAM atau processor yg kecepatannya rendah, ini sangat memngaruhi kecepatan akses internet.

b. Modem

Modem juga sangat memengaruhi kecepatan akses internet. Modem mempunyai kecepatan yg berbeda-beda. Modem yg sering digunakan adalam modem yg berkecepatan 56 kbps.

c. Jaringan Komunikasi yang Digunakan untuk Akses Internet

Untuk mengakses internet kita bisa menggunakan layanan line telepon, CDMA, GPRS, dan satelit. Masing-masing layanan tersebut mempunyai kecepatan yg berbeda-beda. Kecepatan yg paling rendah adalah menggunakan line telepon.

d. Besar Bandwidth

Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yg digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth biasanya diukur dengan hertz. Semakin besar bandwidth yg disediakan oleh ISP, maka semakin cepat pula akses internetnya.

e. Jumlah Pengguna yang Mengakses Server secara Bersamaan

Kecepatan akses internet pada jam-jam tertentu biasanya sangat lambat, ini dikarenakan banyaknya pengguna internet yg mengakses internet secara bersamaan. Pada jam 08.00 – 15. 00 WIB biasanya jaringan internet sedang sibuk-sibuknya. Untuk itu bila tidak mendesak lebih baik mengakses internet diluar jam tersebut.
Cara Mengukur Kecepatan Akses Internet

Hal-hal yg perlu diperhatikan agar pengukuran akses internet kita akurat, antara lain :
Jika komputer kita berada dalam suatu jaringan dan semua komputer terhubung dengan internet. Lebih baik pastikan komputer yg lain tidak sedang melakukan download atau upload dan lebih baimk lagi dimatikan komputer selain server.
Sebaiknya kita melakukan koneksi internet pada PC router atau server saja ika tidak memungkinkan mematikan komputer yg lain. Kita hanya tinggal menonaktifkan jaringan local.
Pastikan komputer kita bersih dari gangguan semua virus, spam atau spyware.

Setelah hal-hal di atas sudah kalian kerjakan, maka sekarang waktunya untuk melakukan pengukuran kecepatan akses internet. Caranya adalah silahkan buka web CJY-Net. Dengan menggunakan web ini kalian dapat mengukur kecepatan koneksi menggunakan web browser, baik untuk akses via modem, leased line (Astinet), ADSL, cable modem, dan lain-lain. Pengukuran dengan CJY_Net relatife lebih akurat karena menggunakan jaringan internal. Jika Anda menggunakan modem 56 kbps, dan saluran telepon kalian cukup bagus, maka kecepatan koneksi >40 kbps. Jika kecepatannya jauh di bawah nilai tersebut mungkin driver modem yg kalian pakai tidak cocok. Jika terjadi kesalahan silahkan lakukan Refresh.

C. Jenis Kecepatan Akses Internet

Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak/kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe/jenis kecepatan internet yg dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yg dipilih.
Koneksi Dial-Up (melalui jalur PSTN)

Sebelum ada handphone, umumnya komunikasi dilakukan melalui saluran telepon. Kita bisa mengakses internet dengan cara menghubungkan komputer ke kabel telepon rumah melalui modem analog (konvensional). Cara ini lebih sering disebut dengan koneksi dial up. Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) adalah cara kita terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telepon regular (PTSN), contohnya adalah “Telkomet Instan” dari ISP Telkom.

Dahulu, koneksi dial up sering digunakan oleh orang-orang yg menginginkan akses internet dari rumah sendiri. Kecepatan akses internet yg dihasilkannya tergolong rendah untuk ukuran jaman sekarang, yaitu maksimal 56 kbps. Jadi, wajar kalau sekarang banyak ditinggalkan oleh konsumennya karena ada pilihan-pilihan lain dari ISP-ISP sekarang yg menjanjikan kecepatan yg lebih baik.


Koneksi ADSL

ADSL (Asymetric Digital Subdcriber Line) adalah suatu teknologi modem yg bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yg bekerja pada frekuensi dibawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

Bandwidth maksimum yg didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL, sebagai berikut.

a. Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yg didapatkan mendekati 337 kbps.

b. Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yg bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s.



c. Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yg didapatkan menedekati 450 kbps.

d. Untuk line rite 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yg bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.

Contoh koneksi ADSL adalah “Speedy” dari Telkom. Dibandingkan koneksi dial up, koneksi AD jauh lebih cepat sehingga banyak yg beralih ke layanan koneksi ini.
Koneksi GPRS



Saat ini handphone telah menjadi alat komunikasi yg sangat popular, bahkan meninggalkan kejayaan telepon karena kelebihannya pada mobilitas dan individualitas. Dalam hal biaya yg harus dikeluarkan juga lebih fleksibel daripada berlangganan telepon rumah (maksudnya murah atau mahalnya bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan). Dalam perkembangannya, handphone terus-menerus mengalami kemajuan teknologi dengan dibenamkannya fitur-fitur yg makin canggih di dalamnya. Salah satunya adalah teknologi komunikasi data. Teknologi komunikasi data yg saat ini masih umum dan tetap dipertahankan ada (utamanya pada handphone-handphone kelas menengah ke bawah) adalah GPRS, yg memungkinkan si pemilik handphone berkirim pesan MMS dan mengakses internet dengan cukup baik.

GPRS (General Packet Radio Service) yaitu komunikasi data dan suara yg dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). System GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yg berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM.

Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut.
a. Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS.
b. Software yg dipergunakan.
c. Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yg digunakan.

Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yg memiliki kecepatan 9,6 kbps.

4. Koneksi 3G

3G (dibaca ; triji) adalah singkatan dari third-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabe bisa memberikan kecepatan akses internet sebesar.
a. 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile)
b. 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pdestrian)
c. 2 Mbps untuk ondisi statik di suatu tempat



Jaringan 3G bukan merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yg berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bias memberikan layanan 3G. sedangkan operator 2G yg berfiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network elemennya sudah didesain untuk kearah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Jaringan telepon telekomunikasi seluler telah meningkat menuju penggunaan layanan 3G dari 1999 hingga 2010. Jepang adalah Negara pertama yg memperkenalkan 3G secara nasional dan transisi menuju 3G di Jepang sudah dicapai pada tahun 2006. Setelah itu Korea menjadi pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah dicapai pada awal tahun 2004 dan memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.

5. Koneksi HSDPA

HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access) adalah sebuah protokol telepon genggam dan kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G. HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapasitas maksimaldownlink peak data rate hingga mencapai 14 Mbit/s. Teknologi ini dikembangkan dari WCDMA (3G). HSDPA memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS/3G) yang memungkinkan untuk penggunaan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun). Hingga kini penggunaan teknologi HSDPA hanya pada komunikasi downstream (arah bawah) menuju telepon genggam.

Dalam hal kecepatan download dikatakan bahwa:
Di lingkungan perumahan teknologi ini dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.
Dalam keadaan bergerak seseorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.
Di lingkungan perkantoran yang padat pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.

Kelebihan HSDPA adalah mengurangi tertundanya pengunduhan data (delay) dan memberikan umpan balik yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office atau akses Internet kecepatan tinggi untuk penggunaan fasilitas permainan atau mengunduh audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan. Hal ini menyebabkan berkurangnya biaya layanan mobile data secara signifikan.

6. Koneksi WiFi



Pernahkan kalian melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.

7. Koneksi Wireless Broadband

Wireless Broadband memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wireless Broadband juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter, sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.



Akses Wireless Broadband juga disebut masih bisa diterima di dalam kendaraan berkecepatan 60 kilometer per jam. WiBro dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum. Teknologi ini mampu mengirim data dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu mengungguli kecepatan transfer data berplatform HSDPA yang memiliki kemampuan mengirim data hingga 14 Mbps.

8. Koneksi LAN

Salah satu cara untuk terhubung ke internet adalah dengan menghubungkan komputer Anda ke jaringan komputer yang terhubung ke internet. Cara ini banyak digunakan di perusahan, kampus-kampus, dan warnet-warnet. Sebuah komputer yang dijadikan server (komputer layanan) di hubungkan ke internet. Komputer lain di jaringan tersebut kemudian dihubungkan ke server tersebut. Biasanya komputer yang berfungsi sebagai server dihubungkan dengan sebuah Internet Service Provider (ISP) melalui kabel telepon atau melalui antena. Sedangkan untuk menghubungkan komputer ke komputer server dilakukan dengan menggunakan kartu LAN (LAN Card) dan kabel koaksial (UTP).

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.

9. TV Kabel

Pernahkan kalian mendengar Televisi/TV kabel? Siaran TV sering menawarkan perangkat TV kabel. Jaringan TV kabel untuk menghubungkan komputer ke internet telah banyak digunakan. Televisi kabel dinilai cocok terutama untuk pengguna internet dari kalangan keluarga (rumah tangga). Kelebihan mengakses internet dengan menggunakan jaringan TV kabel dapat mengakses internet setiap saat dan bebas dari gangguan telepon sibuk.

Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).

Di dalam jaringan rumah, kabel dari “TV kabel” menggunakan kabel koaksial dan dipasang sebuah “pemisah saluran” (splitter) kabel. Setelah kabel dari jaringan (cable network) melewati splitter, kabel tersalur dalam dua saluran, satu ke TV dan satu lagi ke modem kabel. Dari modem kabel baru menuju kartu ethernet dan kemudian ke komputer.

Pengertian dan Contoh LAN, MAN, WAN, INTRANET dan INTERNET

Assalaualaikum kali ini saya akan memberikan materi tentang LAN, WAN, MAN dan Internet

                Pengertian dan Contoh LAN, MAN, WAN, INTRANET dan INTERNET– Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Berikut ini macam macam jaringan komputer
1. LAN (Local Area Network)
Local Area Network atau LAN, merupakan suatu Jenis Jaringan Komputer dengan mencakup wilayah lokal. Dengan menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana dan populer, seperti menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya.Contoh dari jaringan LAN seperti komputer-komputer yang saling terhubung di sekolah, di perusahaan, Warnet, maupun antar rumah tetangga yang masih mencakup wilayah LAN.


Contoh gambar jaringan LAN :



Keuntungan dari penggunaan Jenis Jaringan Komputer LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.

Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.

Menurut saya sendiri LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil;misalnya jaringan komputer kampus,sekolah,gedung, kantor,rumah dll.Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi.
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit.
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi.

Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.


2. MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network atau MAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih dari Jenis Jaringan Komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena Jenis Jaringan Komputer MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.



Keuntungan dari Jenis Jaringan Komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

Kerugian dari Jenis Jaringan Komputer MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
Lebih singkatnya lagi MAN (Metropolitan Area Network) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi, seperti; Kampus, perkantoran, pemerintah, dll.

Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

3. WAN (Wide Area Network)

Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.

Contoh Gambar Jaringan WAN :



Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.

Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.

Lebih singkatnya WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain

4. INTRANET

Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah “versi pribadi dari jaringan Internet”, atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.

Jika sebuah badan usaha / bisnis / institusi mengekspose sebagian dari internal jaringannya ke komunitas di luar, hal ini di sebut ekstranet. Memang biasanya tidak semua isi intranet di keluarkan ke publik untuk menjadikan intranet menjadi ekstranet. Misalnya kita sedang membeli software, buku dll dari sebuah e-toko, maka biasanya kita dapat mengakses sebagian dari Intranet toko tersebut. Badan usaha / perusahaan dapat memblokir akses ke intranet mereka melalui router dan meletakan firewall. Firewall adalah sebuah perangkat lunak / perangkat keras yang mengatur akses seseorang kedalam intranet. Proteksi dilakukan melalui berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Jika firewall di aktifkan maka akses dapat dikontrol sehingga kita hanya dapat mengakses sebagian saja dari Intranet perusahaan tersebut yang kemudian dikenal sebagai extranet.

Kegunaan intranet :
Dasarnya perangkat lunak aplikasi yang digunakan di Intranet tidak berbeda jauh dengan yang digunakan di Internet. Di Intranet digunakan Web, e-mail dll. persis seperti yang digunakan di Intranet. WARNET sebetulnya intranet yang sangat sederhana sekali, kebetulan tidak ada content yang khusus / spesifik yang internal di warnet tsb.

Web dengan perangkat database di belakangnya, biasanya merupakan alat bantu paling potensial untuk melakukan 2 hal utama yaitu:

1. Membuat perusahaan / institusi menjadi semakin effisien, pendekatan yang dilakukan disini biasanya membuat system informasi manajemen yang berbasis Web & database. Cukup banyak rasanya orang di Indonesia yang mengerti masalah MIS ini. Jika MIS / ERP perusahaan telah ditata dengan baik langkah selanjutnya biasanya mengarah ke e-commerce (dagang melalui Internet). Perlu dicatat bahwa sebaiknya jangan masuk terlalu jauh ke e-commerce jika system backoffice MIS / ERP perusahaan tsb belum siap, karena akan tampak sekali cacatnya.

2. Membuat perusahaan / institusi menjadi semakin kompetitif di dunia-nya. Bahkan jika mungkin menjadi pemimpin dalam usahanya. Membuat sebuah badan menjadi kompetitif hanya mungkin dilakukan jika kita dapat mengolah secara baik sumber daya manusia & sumber daya pengetahuan yang ada di internal badan / perusahaan tersebut. Ilmu / konsep yang berkaitan dengan hal ini adalah konsep knowledge management. Dasarnya adalah bagaimana kita melakukan percepatan proses daur ulang, analisis, sintesa dari pengetahuan baik itu yang bersifat implicit maupun eksplisit. Masih jarang ahli di Indonesia yang menguasai teknik tsb, sebetulnya yang paling baik proses penguasaan teknik ini adalah para pustakawan.
5. Pengertian Internet

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Pengertian Search Engine Dan Contoh Search Engine

Assalamualaikum kali ini saya akan memberikan materi tentang search engine dan contohnya

             Pengertian Search Engine – Internet merupakan teknologi terbaru yang saat ini sudah semakin banyak digunakan dan menjadi kebutuhan penting bagi sebagian orang. Melalui teknologi internet kita bisa mendapatkan informasi yang kita butuhkan saat itu juga. Ada suatu fasilitas yaitu berupa program khusus yang berperan membantu menjawab kebutuhan kita akan informasi, dengan fasilitas ini maka kita dimungkinkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan melalui teknologi internet. Fasilitas program ini bernama Search Engine.
Pengertian Search Engine

Search Engine dalam bahasa indonesia lebih dikenal dengan nama mesin pencari web. Pengertian Search Engine adalah suatu program komputer yang dibangun dengan rancangan khusus untuk melakukan pencarian pada berkas-berkas yang tersimpan pada layanan www, ftp, milis, dan group.

Pada buku Sistem Informasi Manajemen dikatakan bahwa pengertian search engine adalah suaatu program komputer khusus yang menanyakan satu kata atau kelompok kata kepada pengguna untuk dicari. Program ini kemudian mencari isi situs-situs web di internet untuk melihat apakah kata atau kata-kata tersebut terdapat di situs-situs web tersebut.

Pada buku pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi mengatakan bahwa pengertian search engine tersebut adalah salah satu fasilitas di internet yang dapat dinikmati untuk mempercepat proses pencarian informasi yang dibutuhkan di internet. Fasilitas ini memungkinkan penikmat internet untuk mendapatkan segala macam informasi cukup dengan mengetikkan kata kunci dari informasi yang ingin didapatkan.

Di atas merupakan pengertian search engine menurut beberapa sumber, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa search engine merupakan suatu program yang mempunyai kemampuan khusus dalam melakukan pencarian data dan informasi baik berupa text, dokumen, gambar, bahkan video dengan cepat dan tepat yang bersumber dari beberapa komputer server yang terhubung ke jaringan internet dalam bentuk halaman website. Informasi yang ditampilkan oleh search engine akan sesuai dengan kata kunci yang kita ketikkan pada kolom pencarian pada search engine tersebut. Informasi yang ditampilkan oleh search engine bisa lebih dari satu, informasi yang ditampilkan tersebut bersumber dari ribuan bahkan jutaan website, proses pengumpulannya hanya butuh waktu hitungan detik.
Daftar Contoh Search Engine Terpopuler
Google (google.com)
Bing (bing.com)
Yahoo (yahoo.com)
MSN (msn.com)
Live (live.com)
Altavista (altavista.com)
AOL (aol.com)
Baidu (baidu.com)
Looksmart (looksmart.com)
Solusee (solusee.com)

Hampir 90% pengguna internet mencari informasi melalui program search engine. Di antara mesin pencari yang paling banyak digunakan hingga saat ini adalah google.com.
Karakteristik dan Ciri-Ciri Search Engine

Program untuk mencari informasi di internet tidak hanya search engine, ada juga yang disebut dengan web direktori dan invisible web. Masing-masing mempunyai kemampuan berbeda-beda, namun hingga kini search engine masih dinilai sebagai program paling mendekati sempurna untuk menyajikan informasi dengan cepat dan tepat. Dan suatu program pencarian bisa dikatakan sebagai program search engine jika memenuhi beberapa syarat berikut ini:
Menyimpan data dalam bentuk teks penuh pada halaman yang terpilih
Menampilkan informasi berdasarkan kata kunci yang dicari, search engine berusaha untuk mencari kecocokan antara kata kunci atau keyword dengan dokumen yang ada pada seluruh halaman website atau dokumen
Database dokumen dijaring dengan menggunakan robot bernama spider
Kemampuan sebuah search engine berbeda-beda, dari mulai skala kecil hingga skala besar yang mampu menampung data website hingga miliaran

Ciri khusus dari search engine dibanding program pencarian lainnya adalah terletak pada proses peng-crawler-an halaman dokumen, untuk melakukannya search engine menggunakan bantuan robot bernama spider tanpa campur tangan manusia.

Mengenal Menu dan Submenu pada Microsoft Office Word 2007

Assalamualaikum, saya kali ini akan membagikan tentang menu dan fungsi pada MS. Word 2007

Microsoft Office Word 2007 memiliki beberapa menu yang dikelompokkan dalam Menu Bar. Pada masing-masing menu memiliki submenu yang disebut ribbon.

1. Home



Menu Home memiliki beberapa submenu atau ribbon sebagai berikut:

a. Clipboard



Ribbon pada clipboard tersebut adalah sebagai berikut:
Cut, berfungsi untuk memotong kata, kalimat, paragraf, atau halaman tertentu.
Copy, berfungsi untuk menyalin (mengkopi) kata, kalimat, paragraf, atau halaman kerja.
Paste, berfungsi untuk menampilkan hasil salinan.
Format Painter, berfungsi untuk menyalin format yang ada pada clipboard untuk diletakkan pada posisi yang diinginkan.

b. Font



Submenu pada group Font terdiri atas pilihan pengaturan huruf, yaitu:
Font, berfungsi untuk memilih jenis huruf (default jenis huruf pada Microsoft Office Word 2007adalah Calibry (Body)).
Font Size, berfungsi untuk menentukan ukuran huruf (default ukuran huruf pada Microsoft Office Word 2007 adalah 11).
Bold, berfungsi untuk menebalkan huruf.
Italic, berfungsi untuk membuat huruf menjadi miring.
Underline, berfungsi untuk membuat huruf dengan garis bawah.
Strikethrough, berfungsi untuk memberi garis di tengah huruf.
Subscript, berfungsi untuk meletakkan huruf berukuran kecil ke bawah (pangkat di bawah).
Superscript, berfungsi untuk meletakkan huruf berukuran kecil di atas (pangkat)
Change Case, berfungsi untuk mengubah format huruf menjadi huruf besar / kecil.
Font Color, berfungsi untuk memberi warna pada huruf.
Text Highlight, berfungsi untuk memberi warna pada teks.

c. Paragraph



Berikut ini adalah fungsi dari ikon yang berada pada submenu paragraph, yaitu:
Bullets, berfungsi untuk pemberian simbol tertentu pada tiap paragraf/kalimat yang dipilih.
Numbering, berfungsi untuk pemberian urutan angka atau nomor pada tiap paragraf/kalimat yang dipilih.
Multilevel List, berfungsi untuk pilihan tingkat penomoran.
Decrease Indent, berfungsi untuk pindah ke level yang lebih rendah.
Increase Indent, berfungsi untuk pindah ke level yang lebih tinggi.
Align Text Left, berfungsi untuk perataan kiri.
Center, berfungsi untuk perataan tengah.
Align Text Right, berfungsi untuk perataan kanan.
Justify, berfungsi untuk perataan kanan kiri.
Line Spacing, berfungsi untuk mengatur jarak baris.
Left to Right Text Direction, berfungsi untuk penulisan dari kiri ke kanan.
Right to Left Text Direction, berfungsi untuk penulisan dari kanan ke kiri.
Shading, berfungsi untuk memberi warna pada teks.
Border, berfungsi untuk pengaturan garis tepi.
Sort, berfungsi untuk mengurutkan data.
Show/Hide, berfungsi untuk memunculkan/menyembunyika tanda paragraf.

d. Styles



Fitur styles pada Microsoft Word memiliki banyak fungsi, di antaranya:
Penggunaan styles menjaga agar format dokumen tetap konsisten walau dikerjakan oleh beberapa orang.
Dapat melakukan sekumpulan format dengan hanya satu perintah sederhana.
Untuk membuat daftar isi
Untuk dapat menggunakan Document Map.

e. Editing



Ribbon editing memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
Find, berfungsi untuk pencarian kata tertentu pada seluruh dokumen.
Go To, berfungsi untuk berpindah atau menuju ke suatu halaman atau baris tertentu dengan cepat.
Replace, berfungsi untuk penggantian kata tertentu pada suatu dokumen.
Select, berfungsi untuk memilih dokumen. Pilihan yang ada meliputi Select All, Select Objects, dan Select Text with Similar Formatting.

2. Insert



Menu insert berisi tentang berikut ini:
Page, berfungsi untuk menyisipkan halaman.
Tables, berfungsi untuk menyisipkan tabel.
Illustration, berfungsi untuk menyisipkan beberapa hal berikut ini:
Picture (gambar).
Clip Art (gambar yang disediakan satu paket dengan Microsoft Office).
Shapes (objek berbagai bentuk, misalnya segi empat, segi tiga, bintang, lingkaran, kotak, dan lain-lain).
SmartArt (diagram, struktur, matriks, piramida, dan lain-lain).
Chart (grafik).
Link, berfungsi untuk menghubungkan dengan file atau dokumen lain.
Header & Footer, berfungsi untuk menempatkan teks, nomor halaman, judul tulisan, waktu dan tanggal, serta gambar/objek lainnya pada setiap halaman dokumen. Header terletak pada bagian atas dokumen, sedangkan footer berada di bagian bawah dokumen.
Text, berfungsi untuk menyisipkan text box, quick parts, word art, dan drop cap.
Symbols, berfungsi untuk menyisipkan simbol.

3. Page Layout



Submenu pada page layout berisi tentang pengaturan halaman, yang meliputi:
Themes, terdiri atas:
Theme color, berfungsi untuk mengubah huruf atau teks ke warna huruf yang berbeda.
Theme font, berfungsi untuk mengubah bentuk huruf suatu dokumen.
Theme efect, berfungsi untuk memberikan perubahan pada teks secara bertahap.
Page Setup, terdiri atas:
Margin, berfungsi untuk menentukan batas tepi pengetikan.
Orientation, berfungsi untuk menentukan pilihan tampilan, portrait untuk bardiri dan landscapeuntuk posisi tidur.
Columns, berfungsi untuk membentuk teks dalam beberapa kolom.
Size, berfungsi untuk memilih ukuran kertas, seperti legal, A4, letter, dan sebagainya.
Break, berfungsi untuk membuat/memindahkan ke halaman yang baru.
Line, berfungsi untuk memberikan angka pada masing-masing kalimat.
Hyphenation, berfungsi untuk membetulkan kata-kata berbahasa Inggris yang mengalami kesalahan ketik.
Pages Background, terdiri atas:
Watermark, berfungsi untuk memberikan bayangan (tanda air) di belakang teks.
Pages color, berfungsi untuk mengubah warna pada draft text doc.
Pages border, berfungsi untuk menandai teks dengan bullet, titik, angka, dan strip.
Paragraph, berfungsi untuk memberikan jarak dari satu kalimat ke kalimat yang lain.
Arrange, terdiri atas:
Position, berfungsi untuk mengatur posisi dari suatu gambar.
Text Wrapping, berfungsi untuk menentukan gambar di belakang teks, di depan teks, atau yang lain.
Align, berfungsi untuk memberikan variasi sesuai dengan keinginan.
Group, berfungsi untuk menggabungkan gambar.
Rotate, berfungsi untuk memutar gambar.

4. References



Submenu pada references berisi pilihan Table of Contents, Footnotes, Citations & Bibliography, Captions, Index, dan Table of Authorites.

5. Mailings



Microsoft Office Word 2007 memiliki menu mailings yang di dalamnya terdapat fitur Mail Merge. Mail merge berfungsi untuk mengumpulkan data-data orang, seperti nama, alamat, kota, kode pos, dan lain sebagainya.

6. Review



Submenu pada review ini meliputi:
Proofing, untuk mengoreksi dokumen yang dibuka, terdiri atas Spelling & Grammar, Research, Thesaurus, dan Translate.
Comments, untuk menambahkan comment pada kata ataupun kalimat.
Tracking, untuk mengetahui perubahan yang terjadi dalam dokumen setelah diedit.
Changes, untuk mengubah dokumen.
Compare, untuk membandingkan dokumen dengan sumber.
Protect, untuk memproteksi (melindungi) dokumen.

7. View



Menu ini tidak berfungsi untuk memodifikasi dokumen, tetapi hanya akan mempermudah kita dalam mengerjakan dokumen. Menu view terdiri atas 5 submenu, yaitu Document Views, Show/Hide, Zoom, Windows, dan Macros.

8. Add-Ins

Menu Add-Ins berfungsi untuk memasukkan fitur tambahan dalam Microsoft Office Word 2007, salah satunya adalah add-ins Al-Qur’an berikut ini:

Selasa, 14 Agustus 2018

Penjelajah web

Penjelajah web, peramban web atau penelusur web (Inggris: web browser) adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi di Internet. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan pengidentifikasi sumber seragam yang dapat berupa halaman web, gambar, video, atau jenis konten lainnya.
Meskipun penjelajah web terutama ditujukan untuk mengakses Internet, sebuah penjelajah juga dapat digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan oleh server web dalam jaringan pribadi atau berkas pada sistem berkas. Beberapa penjelajah web yang populer adalah Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera, dan Safari.

Sejarah


Penjelajah web pertama bernama bernama WorldWideWeb (tanpa spasi) diciptakan Tim Berners-Lee. Nama penjelajah tersebut kemudian diubah menjadi Nexus.

Pada tahun 1993, Marc Andreessen melakukan inovasi penjelajah web dengan merilis Mosaic (kemudian Netscape), "perampan web populer pertama di dunia", yang membuat sistem Internet mudah digunakan dan lebih mudah diakses oleh orang kebanyakan. Penjelajah web Andreesen memicu ledakan popularitas di Internet pada tahun 1990-an. Andreessen, pemimpin tim Musa di NCSA, segera mendirikan perusahaan sendiri, bernama Netscape, dan merilis Mosaic-yang kemudian mempengaruhi Netscape Navigator pada tahun 1994, yang dengan cepat menjadi penjelajah yang paling populer di dunia, menguasai 90% dari semua penggunaan penjelajah web di dunia (lihat bagian penggunaan web browser).
Microsoft menanggapinya dengan menciptakan Internet Explorer pada tahun 1995, juga sangat dipengaruhi oleh Mosaic, dan memulai perang penjelajah web pertama di industri Internet. Dibundel dengan Windows, Internet Explorer memperoleh dominasi di pasar penjelajah web. Raihan penggunaan Internet Explorer memuncak dengan jumlah lebih dari 95% pada tahun 2002.
Opera memulai debutnya pada tahun 1996, meskipun belum pernah mencapai penggunaan secara luas, memiliki kurang dari 2% pangsa penggunaan browser pada Februari 2012 menurut Net Applications. Versi mini Opera (Opera Mini) memberikan tambahan pangsa pasar, pada bulan April 2011 sebesar 1,1% pada penggunaan penjelajah web secara keseluruhan, tetapi terfokus pada pasar ponsel yang tumbuh cepat. Opera Mini terinstal pada lebih dari 40 juta ponsel. Opera Mini ini juga tersedia di beberapa sistem benam lain, termasuk konsol video game Nintendo Wii.
Pada tahun 1998, Netscape meluncurkan apa yang kemudian akan menjadi Mozilla Foundation dalam upaya menghasilkan browser kompetitif dengan menggunakan model perangkat lunak sumber terbuka. Penjelajah web tersebut akhirnya akan berkembang menjadi Firefox. Hingga Agustus 2011, Firefox memiliki pangsa pasar 28% penjelajah web dunia.
Safari merilis versi beta pada Januari 2003. Hingga April 2011, Safari memiliki pangsa dominan untuk penjelajah web berbasis Apple, dan menguasai lebih dari 7% dari pasar penjelajah web dunia.
Pendatang baru di pasar penjelajah web adalah Google Chrome. Pertama kali dirilis pada bulan September 2008, popularitas Chrome meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, dengan menggandakan pangsa penggunaannya dari 8% menjadi 16% pada bulan Agustus 2011. Peningkatan ini berbanding terbalik dengan popularitas Internet Explorer yang cenderung menurun dari bulan ke bulan. Pada Desember 2011, Google Chrome menyalip Internet Explorer 8 sebagai web browser yang paling banyak digunakan namun tetap lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah gabungan semua versi Internet Explorer yang digunakan.

Fitur web dan penjelajah web


Penjelajah web bisa dibedakan lewat fitur-fitur yang disediakan. Penjelajah modern dan halaman web biasanya menggunakan banyak fitur dan teknik yang tidak ada pada masa-masa awal web. Disebabkan adanya perang penjelajah web, fitur-fitur web dan penjelajah web semakin cepat dikembangkan.

Berikut daftar beberapa elemen dan fitur-fitur tersebut:
  • ActiveX
  • Autocompletion (Pengisian otomatis) URL dan formulir data
  • Markah buku untuk mengikuti lokasi yang sering diakses
  • Cascading Style Sheets (CSS)
  • Kuki yang membolehkan sebuah website untuk mengetahui seorang pengguna lama
  • Tembolok web - Halaman web "disimpan" dalam memori ketika kita membukanya agar dapat diakses lagi walaupun sedang luring
  • Digital certificate (Sertifikat Digital)
  • Pemuatan gambar menggunakan format gambar yang sudah terkenal seperti GIF, PNG, JPEG, SVG
  • Flash
  • Favicon
  • Font, ukuran, warna
  • Formulir untuk mengirimkan informasi
  • Frame dan IFrames
  • Gambar
  • Integrasi dengan aplikasi desktop lainnya
  • Offline browsing (Penjelajah Tertutup) terhadap isi web yang sudah disimpan terlebih dahulu
  • Java applet
  • JavaScript untuk isi yang lebih dinamis
  • Pengaturan pengunduhan
  • Penyaringan iklan (Ad filtering)
  • Plug-in
  • Sejarah kunjungan ke halaman-halaman web terakhir
  • Session management
  • Tabbed browsing
  • Tabel
  • XHTML dan XML
  • DHTML
  • HTTPS
"Small-Screen Rendering" ("Penampilan pada Layar Kecil") dari Opera adalah suatu cara memformat ulang halaman web agar dapat masuk ke dalam layar yang kecil, misalnya dalam sebuah ponsel, sekaligus operasi gulung (scroll) horisontal tidak diperlukan lagi.

Penjelajah web menurut pangsa pasar


Negara-negara berdasarkan penjelajah web yang terbanyak digunakan pada 2015. Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome.

Data berikut ini yang diperoleh onestat.com menunjukkan proporsi pengguna yang menggunakan satu dari penjelajah utama. Data tersebut - yang dikumpul pada November 2004 - diperoleh dengan melihat string agen pengguna 2.000.000 pengguna yang mengunjungi berbagai situs-situs web yang berbeda di 100 negara.
(Perlu diperhatikan bahwa statistik ini tidak dapat dijadikan pegangan untuk menunjukkan penggunaan sebenarnya karena adanya sesuatu yang dinamakan "pembohongan agen pengguna". Kadang-kadang penjelajah non-IE dikonfigurasikan untuk "berbohong" mengenai identifikasi mereka agar dapat mengakses situs-situs web yang akan memblokir mereka jika hal demikian tidak dilakukan. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa Internet Explorer milik Microsoft sebenarnya sedikit kurang dominan daripada angka-angka yang ditunjukkan di bawah ini)
Penjelajah berbasis Microsoft Internet Explorer: 88.9% (93.9% pada Mei 2004 
Versi 7.0 : 1 % dari keseluruhan
Versi 6.0: 80.95% (69.3%) dari keseluruhan
Versi 5.5: 4.18% (12.9%)
Versi 5.0: 3.66% (10.8%)
Penjelajah berbasis Mozilla (termasuk versi-versi terbaru Netscape): 7.35% (2.1%)
Mozilla Firefox 0.10 (Preview 1.0): 2.79%
Mozilla 1.x: 2.77%
Mozilla Firefox 1.0: 1.79%
Opera: 1.33%
Versi 7.x: 1.29% (1.02%)
Safari: 0.91% (0.71%)
Lightning: 0.2% (0.1,5%)
Dominasi Internet Explorer mulai jatuh dengan diperkenalkannya penjelajah Firefox. Sejak statistik di atas dikeluarkan, Mozilla Firefox telah mengambil pangsa pasar dari IE dengan cepat, dengan jumlah penggunanya meningkat hampir dua kali lipat dalam waktu kurang dari 6 bulan.
Statistik penggunaan berbeda banyak dari suatu situs ke lainnya. Contohnya Opera mempunyai bagian hampir 20% pada Wikipedia Rusia dan Norwegia.

Source : wikipedia

Jaringan komputer

aringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

Sejarah



ini model Distributed Processing

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap hostkomputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Ini adalah Model Time Sharing System(TSS)
Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet). Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Peta logika dari ARPANET
Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979. Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.
Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol(IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Klasifikasi



Contoh model jaringan Klien-Server

Klasifikasi jaringan komputer terbagi menjadi :
  1. Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN). Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic). Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
  2. Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
  3. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
    1. Topologi bus
    2. Topologi bintang
    3. Topologi cincin
    4. Topologi mesh
    5. Topologi pohon
    6. Topologi linier
  4. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
    1. Jaringan terpusat
      Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
    2. Jaringan terdistribusi
      Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
  5. Berdasarkan media transmisi data
    1. Jaringan berkabel (Wired Network)
      Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
    2. Jaringan nirkabel(Wi-Fi)
      Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

      Source : wikipedia