Tampilkan postingan dengan label KelasVIII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KelasVIII. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2018

Mengenal Menu dan Submenu pada Microsoft Office Word 2007

Assalamualaikum, saya kali ini akan membagikan tentang menu dan fungsi pada MS. Word 2007

Microsoft Office Word 2007 memiliki beberapa menu yang dikelompokkan dalam Menu Bar. Pada masing-masing menu memiliki submenu yang disebut ribbon.

1. Home



Menu Home memiliki beberapa submenu atau ribbon sebagai berikut:

a. Clipboard



Ribbon pada clipboard tersebut adalah sebagai berikut:
Cut, berfungsi untuk memotong kata, kalimat, paragraf, atau halaman tertentu.
Copy, berfungsi untuk menyalin (mengkopi) kata, kalimat, paragraf, atau halaman kerja.
Paste, berfungsi untuk menampilkan hasil salinan.
Format Painter, berfungsi untuk menyalin format yang ada pada clipboard untuk diletakkan pada posisi yang diinginkan.

b. Font



Submenu pada group Font terdiri atas pilihan pengaturan huruf, yaitu:
Font, berfungsi untuk memilih jenis huruf (default jenis huruf pada Microsoft Office Word 2007adalah Calibry (Body)).
Font Size, berfungsi untuk menentukan ukuran huruf (default ukuran huruf pada Microsoft Office Word 2007 adalah 11).
Bold, berfungsi untuk menebalkan huruf.
Italic, berfungsi untuk membuat huruf menjadi miring.
Underline, berfungsi untuk membuat huruf dengan garis bawah.
Strikethrough, berfungsi untuk memberi garis di tengah huruf.
Subscript, berfungsi untuk meletakkan huruf berukuran kecil ke bawah (pangkat di bawah).
Superscript, berfungsi untuk meletakkan huruf berukuran kecil di atas (pangkat)
Change Case, berfungsi untuk mengubah format huruf menjadi huruf besar / kecil.
Font Color, berfungsi untuk memberi warna pada huruf.
Text Highlight, berfungsi untuk memberi warna pada teks.

c. Paragraph



Berikut ini adalah fungsi dari ikon yang berada pada submenu paragraph, yaitu:
Bullets, berfungsi untuk pemberian simbol tertentu pada tiap paragraf/kalimat yang dipilih.
Numbering, berfungsi untuk pemberian urutan angka atau nomor pada tiap paragraf/kalimat yang dipilih.
Multilevel List, berfungsi untuk pilihan tingkat penomoran.
Decrease Indent, berfungsi untuk pindah ke level yang lebih rendah.
Increase Indent, berfungsi untuk pindah ke level yang lebih tinggi.
Align Text Left, berfungsi untuk perataan kiri.
Center, berfungsi untuk perataan tengah.
Align Text Right, berfungsi untuk perataan kanan.
Justify, berfungsi untuk perataan kanan kiri.
Line Spacing, berfungsi untuk mengatur jarak baris.
Left to Right Text Direction, berfungsi untuk penulisan dari kiri ke kanan.
Right to Left Text Direction, berfungsi untuk penulisan dari kanan ke kiri.
Shading, berfungsi untuk memberi warna pada teks.
Border, berfungsi untuk pengaturan garis tepi.
Sort, berfungsi untuk mengurutkan data.
Show/Hide, berfungsi untuk memunculkan/menyembunyika tanda paragraf.

d. Styles



Fitur styles pada Microsoft Word memiliki banyak fungsi, di antaranya:
Penggunaan styles menjaga agar format dokumen tetap konsisten walau dikerjakan oleh beberapa orang.
Dapat melakukan sekumpulan format dengan hanya satu perintah sederhana.
Untuk membuat daftar isi
Untuk dapat menggunakan Document Map.

e. Editing



Ribbon editing memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
Find, berfungsi untuk pencarian kata tertentu pada seluruh dokumen.
Go To, berfungsi untuk berpindah atau menuju ke suatu halaman atau baris tertentu dengan cepat.
Replace, berfungsi untuk penggantian kata tertentu pada suatu dokumen.
Select, berfungsi untuk memilih dokumen. Pilihan yang ada meliputi Select All, Select Objects, dan Select Text with Similar Formatting.

2. Insert



Menu insert berisi tentang berikut ini:
Page, berfungsi untuk menyisipkan halaman.
Tables, berfungsi untuk menyisipkan tabel.
Illustration, berfungsi untuk menyisipkan beberapa hal berikut ini:
Picture (gambar).
Clip Art (gambar yang disediakan satu paket dengan Microsoft Office).
Shapes (objek berbagai bentuk, misalnya segi empat, segi tiga, bintang, lingkaran, kotak, dan lain-lain).
SmartArt (diagram, struktur, matriks, piramida, dan lain-lain).
Chart (grafik).
Link, berfungsi untuk menghubungkan dengan file atau dokumen lain.
Header & Footer, berfungsi untuk menempatkan teks, nomor halaman, judul tulisan, waktu dan tanggal, serta gambar/objek lainnya pada setiap halaman dokumen. Header terletak pada bagian atas dokumen, sedangkan footer berada di bagian bawah dokumen.
Text, berfungsi untuk menyisipkan text box, quick parts, word art, dan drop cap.
Symbols, berfungsi untuk menyisipkan simbol.

3. Page Layout



Submenu pada page layout berisi tentang pengaturan halaman, yang meliputi:
Themes, terdiri atas:
Theme color, berfungsi untuk mengubah huruf atau teks ke warna huruf yang berbeda.
Theme font, berfungsi untuk mengubah bentuk huruf suatu dokumen.
Theme efect, berfungsi untuk memberikan perubahan pada teks secara bertahap.
Page Setup, terdiri atas:
Margin, berfungsi untuk menentukan batas tepi pengetikan.
Orientation, berfungsi untuk menentukan pilihan tampilan, portrait untuk bardiri dan landscapeuntuk posisi tidur.
Columns, berfungsi untuk membentuk teks dalam beberapa kolom.
Size, berfungsi untuk memilih ukuran kertas, seperti legal, A4, letter, dan sebagainya.
Break, berfungsi untuk membuat/memindahkan ke halaman yang baru.
Line, berfungsi untuk memberikan angka pada masing-masing kalimat.
Hyphenation, berfungsi untuk membetulkan kata-kata berbahasa Inggris yang mengalami kesalahan ketik.
Pages Background, terdiri atas:
Watermark, berfungsi untuk memberikan bayangan (tanda air) di belakang teks.
Pages color, berfungsi untuk mengubah warna pada draft text doc.
Pages border, berfungsi untuk menandai teks dengan bullet, titik, angka, dan strip.
Paragraph, berfungsi untuk memberikan jarak dari satu kalimat ke kalimat yang lain.
Arrange, terdiri atas:
Position, berfungsi untuk mengatur posisi dari suatu gambar.
Text Wrapping, berfungsi untuk menentukan gambar di belakang teks, di depan teks, atau yang lain.
Align, berfungsi untuk memberikan variasi sesuai dengan keinginan.
Group, berfungsi untuk menggabungkan gambar.
Rotate, berfungsi untuk memutar gambar.

4. References



Submenu pada references berisi pilihan Table of Contents, Footnotes, Citations & Bibliography, Captions, Index, dan Table of Authorites.

5. Mailings



Microsoft Office Word 2007 memiliki menu mailings yang di dalamnya terdapat fitur Mail Merge. Mail merge berfungsi untuk mengumpulkan data-data orang, seperti nama, alamat, kota, kode pos, dan lain sebagainya.

6. Review



Submenu pada review ini meliputi:
Proofing, untuk mengoreksi dokumen yang dibuka, terdiri atas Spelling & Grammar, Research, Thesaurus, dan Translate.
Comments, untuk menambahkan comment pada kata ataupun kalimat.
Tracking, untuk mengetahui perubahan yang terjadi dalam dokumen setelah diedit.
Changes, untuk mengubah dokumen.
Compare, untuk membandingkan dokumen dengan sumber.
Protect, untuk memproteksi (melindungi) dokumen.

7. View



Menu ini tidak berfungsi untuk memodifikasi dokumen, tetapi hanya akan mempermudah kita dalam mengerjakan dokumen. Menu view terdiri atas 5 submenu, yaitu Document Views, Show/Hide, Zoom, Windows, dan Macros.

8. Add-Ins

Menu Add-Ins berfungsi untuk memasukkan fitur tambahan dalam Microsoft Office Word 2007, salah satunya adalah add-ins Al-Qur’an berikut ini:

Jumat, 18 November 2016

Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013

Mail merge merupakan salah satu fitur yang sangat bermanfaat di Microsoft Word. Dengan fitur Mail Merge ini, kita bisa dengan mudah membuat surat yang isinya sama tetapi ditujukan untuk banyak orang dan tempat yang berbeda-beda hanya dengan sekali kerja saja.
Jadi, kita tidak perlu membuat dokumen sebanyak orang yang menerima surat tersebut. Kita hanya perlu membuat satu naskah surat saja yang nantinya bisa kita sisipkan data penerima yang jumlahnya banyak secara otomatis. Selain untuk surat, Mail Merge juga sering digunakan untuk membuat Sertifikat dan dokumen lain yang sifatnya masal.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013

Cara membuat Mail Merge di Microsoft Office Word 

  1. Kita buat dulu naskah utama dokumen yang ingin dibuat. Misalnya untuk kepala surat seperti di bawah ini {beri jarak untuk menaruh nama dan alamat).
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
2. Kemudian kita jalankan mail merge wizard, caranya klik menu Maillings kemudian klik Start Mail Merge (pada grub start mail merge) lalu pilih Step by Step Mail Merge Wizard.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
3. Akan muncul wizard di sebelah kanan. Pada step pertama kita pilih dulu document type Letters kemudian klik tombol Next di bagian bawah wizard.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
4. Pada step kedua pilih User the current document. Kemudian klik Next.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
5. Pada step ketiga ini kita pilih Type a new list. Kemudian klik Create.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
6. Akan muncul kotak dialog baru, disinilah kita akan mengisi data nama dan alamat untuk surat nantinya. Secara default nama kolom sudah terbentuk, namun untuk penyesuaian kita buat kolom baru saja. Caranya klik Costumize Columns.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
7. Kemudian hapus semua field names yang ada.

8. Setelah terhapus buat lagi yang baru dengan nama yang bisa kamu sesuaikan. Klik OK, kemudian klik OK lagi.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
9. Jadi sudah terbentuk kolom yang baru dimana hanya terdiri dua kolom saja. Isikan data sesuai dengan yang akan dimasukan ke surat nanti, seperti nama dan alamat. Jika sudah klik OK.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
10. Setelah klik OK, kamu akan diminta untuk menyimpan file tersebut dengan nama yang bisa kamu sesuaikan.
11. Setelah menyimpan, kamu bisa menyeleksi data mana yang akan digunakan. Setelah itu,  klik OK.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
12. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
13. Letakkan kursordi bawah Kepada Yth. kemudian pada menu Maillings, grupWrite & Insert, klik Insert Merge Field, lalu pilih nama.
14. Lakukan hal seperti di atas untuk menaruh data alamant. Nanti hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
15. Untuk melihat hasilnya, klik Privew Result. Akan diperlihatkan hasilnya satu per satu.
16. Jika ingin melihat hasil lainnya, tinggal ganti saja index nomornya menjadi nomor data pada tabel data tadi. Misal untuk melihat hasil data nomor dua, ganti saja index nomornya menjadi 2.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
17. Setelah semuanya dirasa sudah benar, kita bisa menyimpannya sebagai dokumen baru ataupun mencetaknya langsung.
Cara Membuat Mail Merge di Ms. Office Word 2007, 2010, 2013
Untuk tahap akhir ini, kita klik tombol Finish & Merge, lalu pilih:
  • Edit Individual Documents… untuk menyimpan hasil dari mail merge yang dibuat tadi ke dalam dokumen baru. Sangat disarankan untuk memilih opsi ini agar dokumen tersimpan dan tidak hilang. Pada dokumen baru ini, semua surat akan ditampilkan per halaman.
  • Print Documents… untuk mencetak langsung dokumen surat langsung.
sumber : www.pintarkomputer.com